Yuk Tengok Objek Wisata yang Ada di Gunung Arjuna

Yuk Tengok Objek Wisata yang Ada di Gunung Arjuna

Posted on

Wisata Gunung Arjuna adalah gunung terletak di Jawa Timur, dengan ketinggian mencapai 3.339 mdpl dan berada dibawah Pengelolaan Tahura Raden Soeryo.

Gunung yang terletak di sebelah barat kota Batu, Jawa Timur ini juga merupakan salah satu objek tujuan pendakian. Di samping tingginya yang telah mencapai lebih dari 3000 meter, di kawasan gunung ini terdapat beberapa banyak objek wisata. Salah satunya adalah objek wisatanya yang cukup terkenal adalah air terjun Kakek Bodo yang merupakan salah satu wisata yang terletak di jalur pendakian menuju puncak Gunung Arjuna. Tidak hanya air terjun Kakek Bodo saja, masih banyak destinasi wisata alam air terjun lainnya yang belum dijamah tangan manusia.

Yuk Tengok Objek Wisata yang Ada di Gunung Arjuna

Yuk Tengok Objek Wisata yang Ada di Gunung Arjuna

Di lereng gunung ini terdapat 52 situs purbakala yang dapat ditemukan di ssepanjang jalur pendakian. Jika anda memilih pendakian arah timur, yaitu melewati Dusun Tambak Watu-Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi 0 KM Kabupaten Pasuruan akan ditemui Goa Onto Boego.

Selain air terjun, kita juga dapat menemukan perkebunan apel di bagian selatan kawasan gunung ini. Perkebunan apel ini memiliki luas 80 hektare dengan ketinggian ssekitar 1.500-1.600 mdpl. Pengunjung dapat dengan bebas memetik buah apel ini sesuka hati mereka namun apel apel tersebut harus dihabiskan ditempat dan tidak boleh dibawa pulang. Di perkebunan ini ditanam banyak jenis apel antara lain apel manalagi, apel wanglin, apel anna, apel romebeauty dan masih banyak lagi.

Yuk Tengok Objek Wisata yang Ada di Gunung Arjuna

Gunung ini mempunyai cerita sejarah yang unik yaitu berawal dari cerita seorang raja Hastinapura yang yaitu Prabu Pandu yang mempunyai 5 anak laki-laki bernama Yudistira, Bima, Arjuna dan si kembar Nakula dan Sadewa yang biasa disebut dengan Pandawa(lima). Dari ke lima pandawa itu Arjuna-lah yang paling sakti dari saudara-saudaranya, karena konon Arjuna adalah jelmaan dari Dewa Perang yaitu Dewa Indra. Walaupun sakti mandraguna, tetapi Arjuna masih sering bertapa untuk menambah kesaktiannya. Pada suatu hari Arjuna memutuskan untuk bertapa di lereng gunung sebelah barat Kota Batu, Arjuna memilih tempat itu karena jauh dari pemukiman penduduk dan hawanya yang sejuk sehingga dia dapat bertapa dengan tenang.

Pada saat bertapa di gunung itu, tiba-tiba puncak gunung tersebut semakin tinggi dan menjulang ke atas dan konon menembus langit karena kesaktian yang dimiliki Arjuna. Karena saking tingginya, gunung tersebut sampai menyentuh dan mengguncang kayangan. Guncangan tersebut membuat para dewa khawatir dapat menghancurkan kayangan. Oleh karena itu, mereka mengutus Batara Narada untuk membujuk Arjuna supaya menghentikan tapanya. Ternyata Batara Narada pun tidak bisa membujuk Arjuna karena Arjuna beranggapan apabila berhenti bertapa maka dia tidak dapat memperoleh kesaktiannya. Kemudian Batara Guru memerintahkan 7 Bidadari tercantik di kayangan untuk menghentikan Arjuna, tetapi Arjuna masih bertahan dengan tapanya. Berikutnya Batara Guru memerintahkan para makhluk halus untuk mengganggu Arjuna dan Arjuna masih tetap teguh. Lalu setelah berfikir keras Batara Guru teringat dengan Batara Ismaya yang mempunyai nama lain Batara Semar yang merupakan pengasuh dari Pandawa yang ada di Bumi dan meminta bantuannya untuk membujuk Arjuna menghentikan tapanya itu. Batara Semar mengajak Batara Togog untuk melaksanakan tugas dari Batara Guru tersebut. Datanglah mereka ke tempat pertapaan Arjuna, sebelum membujuk Arjuna mereka merubah diri menjadi sosok yang besar dan membelah gunung tepat di tengah dan memotong bagian atas gunung tersebut. Setelah itu, mereka mendatangi Arjuna dan membujuknya. Arjuna segera sadar dan menghentikan kegiatannya itu. Dan akhirnya, mereka bertiga meninggalkan gunung tersebut. Sejak kejadian itu maka gunung tersebut diberi nama Gunung Arjuna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *