<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tips mendaki gunung &#8211; NUSWANTARI</title>
	<atom:link href="https://nuswantari.com/tag/tips-mendaki-gunung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nuswantari.com</link>
	<description>Jelajah Negeri Khatulistiwa</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 Mar 2019 10:21:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.1</generator>

<image>
	<url>https://nuswantari.com/wp-content/uploads/2019/01/blue-Lintang-32x32.png</url>
	<title>tips mendaki gunung &#8211; NUSWANTARI</title>
	<link>https://nuswantari.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tips Sebelum Mendaki Gunung Rinjani Lombok yang Harus Anda Tahu</title>
		<link>https://nuswantari.com/tips-sebelum-mendaki-gunung-rinjani-lombok-yang-harus-anda-tahu/</link>
					<comments>https://nuswantari.com/tips-sebelum-mendaki-gunung-rinjani-lombok-yang-harus-anda-tahu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lintang]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 10:01:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TRAVELLING TIPS]]></category>
		<category><![CDATA[tips berlibur]]></category>
		<category><![CDATA[tips mendaki gunung]]></category>
		<category><![CDATA[tips wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuswantari.com/?p=1804</guid>

					<description><![CDATA[Indonesia memang tak pernah berhenti untuk memberikan potensi – potensi wisata yang ada didalamnya. Mulai dari pantai, air terjun dan bahkan gunung&#160;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia memang tak pernah berhenti untuk memberikan potensi – potensi wisata yang ada didalamnya. Mulai dari pantai, air terjun dan bahkan gunung menjadi beberapa potensi wisata yang akan dapat Anda temukan di bumi Indonesia.</p>
<p>Bahkan di berbagai wilayah Indonesia ada banyak gunung – gunung yang menarik untuk dijelajahi, salah satunya adalah wisata Gunung Rinjani yang terdapat di Lombok. Objek wisata yang satu ini memancarkan pesona wisata yang tak ada duanya. Dijamin Anda yang akan melakukan perjalanan wisata di Gunung Rinjani Lombok akan ada banyak pengalaman yang nantinya Anda temukan. Hamparan bumi yang indah, air terjun dan kawah – kawahnya serta aneka flora dan fauna akan menjadi penghias mata Anda ketika berwisata di objek wisata Gunung Rinjani. Lalu seperti apa tips sebelum Anda nantinya mendaki wisata Gunung Rinjani Lombok?</p>
<h2><strong>Tips Sebelum Mendaki Gunung Rinjani Lombok</strong></h2>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1814" src="https://nuswantari.com/wp-content/uploads/2019/03/Tips-Sebelum-Mendaki-Gunung-Rinjani-Lombok-yang-Harus-Anda-Tahu.jpg" alt="" width="594" height="364" /></p>
<p><strong>Pilih waktu yang tepat untuk mendaki</strong></p>
<p>Upayakan untuk Anda pilih periode bulan maret sampai dengan Agustus karena pada periode ini mengenai volume pendaki di Gunung Rinjani tidak terlalu banyak dan juga Anda dapat menikmati panorama gunung Rinjani dengan maksimal.</p>
<p><strong>Pilih jalur pendakian sesuai selera</strong></p>
<p>Terdapat setidaknya 2 jalur yang memang cukup populer dan relatif mudah untuk dilewati yaitu jalur Sembalun dan juga Senaru. Jika pada jalur Sembalun nantinya Anda akan disuguhi dengan pemandangan padang savana, maka nantinya pada jalur Senaru Anda akan dipuaskan dengan pemandangan hutan yang sangat lebat.</p>
<p><strong>Gunakan jasa pemandu untuk pemula</strong></p>
<p>Karena waktu tempuh yang lama, yaitu sekitar 4 sampai dengan 5 hari dalam pendakian menuju puncak Gunung Rinjani. Jika memang Anda seorang pendaki pemula ada baiknya untuk Anda mendaki ditemani dengan pemandu karena akan jauh lebih aman nantinya. Dengan Anda mendaki bersama pemandu, Anda akan diberi tahu dimana jalan mendaki yang lebih mudah, mana yang boleh dan tidak boleh dilewati dan dimana saja titik Anda bisa istirahat dan Anda bisa mengunjungi spot wisata yang ada di Gunung Rinjani. Anda juga tidak akan tersesat nantinya.</p>
<p><strong>Bawa peralatan dan perlengkapan pendakian yang lengkap</strong></p>
<p>Ini memang hal yang sangat wajib dipersiapkan jauh – jauh hari sebelum Anda memutuskan untuk mendaki di hari tertentu karena peralatan dan perlengkapan pendakian memang sangat penting menunjang keberhasilan Anda dalam mendaki. Ada baiknya Anda bawa beberapa peralatan yang sangat dibutuhkan selama melakukan pendakian seperti sleeping bag, pakaian hangat, kompor mini, obat – obatan, tenda dan yang lain – lainnya. Bawa juga pakaian yang dapat dirangkap rangkap.</p>
<p><strong>Tingkatkan tekad dan pantang menyerah</strong></p>
<p>Hal ini juga punya peran yang sangat penting. Hal ini karena waktu tempuh yang cukup lama dan nantinya akan ada banyak pendaki pemula yang bakal menyerah bahkan dalam setengah pendakian karena mereka merasa tidak sampai – sampai. Tentu Anda tidak ingin menyerah sebelum pada puncak Gunung Rinjani yang super eksotis bukan? Karena itu coba untuk Anda kuatkan tekad agar tidak mudah menyerah dan nantinya bisa sampai di puncak Gunung Rinjani dengan selamat dan tanpa menyerah. Yuk semangat.</p>
<p>Baca juga : <a href="https://nuswantari.com/tips-mendapatkan-hasil-fotografi-traveling-yang-menarik/"><strong>Tips Mendapatkan Hasil Fotografi Traveling yang Menarik</strong></a></p>
<p>Demikian sedikit informasi yang kami dapat berikan untuk Anda tentang <strong>Tips Sebelum Mendaki Gunung Rinjani Lombok. </strong>Semoga menjadi informasi yang bermanfaat dan selamat mendaki di wisata Gunung Rinjani Lombok.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuswantari.com/tips-sebelum-mendaki-gunung-rinjani-lombok-yang-harus-anda-tahu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Mendaki Gunung Ketika Berpuasa</title>
		<link>https://nuswantari.com/tips-mendaki-gunung-ketika-berpuasa/</link>
					<comments>https://nuswantari.com/tips-mendaki-gunung-ketika-berpuasa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lintang]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2020 10:01:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TRAVELLING TIPS]]></category>
		<category><![CDATA[tips liburan]]></category>
		<category><![CDATA[tips mendaki gunung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuswantari.com/?p=1802</guid>

					<description><![CDATA[Puasa memang merupakan hal yang wajib dilakukan bagi seorang umat muslim. Puasa dilakukan dengan menahan rasa lapar, menahan hawa nafsu mulai dari&#160;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Puasa memang merupakan hal yang wajib dilakukan bagi seorang umat muslim. Puasa dilakukan dengan menahan rasa lapar, menahan hawa nafsu mulai dari terbit fajar sampai dengan terbenamnya matahari. Memang akan ada banyak tantangan yang perlu kita hadapi dan takhlukkan selama melakukan puasa.</p>
<p>Lalu bagaimana ya kalau ketika berpuasa hasrat hati ingin mendaki gunung? Memang tantangan plus – plus akan dihadapi. Apalagi kalau di tengah mendaki, rasa haus tiba – tiba muncul. Tetapi tak seperti biasanya yang kita dapat minum kapan saja karena ketika berpuasa kita bisa minum ketika matahari terbenam. Karena itu berbagai persiapan supaya mendaki gunung sukses dan juga berpuasa juga sukses perlu Anda siapkan secara benar – benar matang. Lantas seperti apa tips mendaki gunung ketika berpuasa? Berikut ini kami akan berikan informasi lengkapnya untuk Anda.</p>
<h2><strong>Tips Mendaki Gunung Ketika Berpuasa</strong></h2>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1812" src="https://nuswantari.com/wp-content/uploads/2019/03/Tips-Mendaki-Gunung-Ketika-Berpuasa.jpg" alt="" width="595" height="332" /></p>
<p><strong>Mantapkan niat Anda untuk mendaki</strong></p>
<p>Ini merupakan aspek pertama yang sangat penting. Upayakan untuk Anda coba mantapkan niat mendaki gunung ketika Anda sedang berpuasa. Dan hal ini juga akan membuat Anda merasa sangat bersemangat dan akan merasa pantang menyerah ketika melakukan aktivitas pendakian. Jangan pernah Anda berpikir tentang fisik Anda tetapi pikirkan bagaimana caranya sampai di puncak dengan selamat supaya menambah energi Anda secara tidak langsung.</p>
<p><strong>Pilih jalur pendakian yang ringan dan lebih mudah dicapai</strong></p>
<p>Walaupun notabennya Anda penyuka sesuatu hal yang ekstrim, akan tetapi ketika mendaki di bulan puasa, Anda harus berpikir dua kali. Upayakan Anda pilih jalur pendakian yang memang ringan dan punya medan yang relatif mudah untuk dilalui karena hal ini tidak hanya akan sangat menguntungkan bagi Anda karena juga akan sangat menguntungkan di bulan puasa. Ketika Anda sedang berpuasa akan menguras energi tubuh dengan cepat karena itu sangat disarankan agar jalur yang mudah dilalui untuk Anda pilih supaya energi tubuh Anda juga tidak sampai terkuras habis.</p>
<p><strong>Bawa bekal makan dan minum yang bergizi</strong></p>
<p>Ini adalah tips ketiga yang Anda perlu lakukan. Ada baiknya untuk Anda bawa perbekalan berupa makanan dan juga minuman yang cukup dan yang bergizi karena ketika Anda sedang berpuasa nantinya Anda hanya diperbolehkan untuk makan dan juga minum setelah matahari terbenam sampai ketika matahari terbit. Karena itu coba untuk Anda jadwal asupan gizi yang seimbang di segala aspek.</p>
<p><strong>Lakukan pendakian ketika malam atau pagi hari</strong></p>
<p>Cara yang satu ini juga merupakan suatu trik yang sangat krusial untuk dapat melakukan pendakian ketika sedang berpuasa. Karena di saat siang hari matahari akan begitu terik dan juga suhu udara akan cukup tinggi. Akibatnya nanti energi pada tubuh Anda akan terkuras habis dan Anda juga akan cepat merasa lelah. Karena itu pendakian malam hari untuk Anda yang berpuasa akan sangat disarankan.</p>
<p><strong>Bawa peralatan dan perlengkapan seperlunya saja</strong></p>
<p>Hal ini juga sangat penting. Jangan bawa semua barang karena bobotnya akan sangat berat. Ada baiknya untuk Anda bawa secukupnya saja agar tidak memberatkan Anda. Anda bisa bawa perlengkapan pendakian yang paling diperlukan dan ringan seperti halnya sleeping bag, tenda, pakaian hangat dan sebagainya.</p>
<p><strong>Lakukan pendakian ketika tubuh sudah beradaptasi dengan puasa</strong></p>
<p>Hal ini juga sangat penting. Jika memang Anda melakukan aktivitas pendakian ketika di awal pertama atau di minggu pertama bulan puasa, maka ini akan membuat tubuh Anda merasa cepat lelah karena masih belum terbiasa untuk berpuasa. Akan sangat disarankan jika pendakian yang dilakukan sekitar 10 sampai dengan 20 hari ketika tubuh Anda sudah beradaptasi dengan puasa yang Anda lakukan.</p>
<p>Baca juga : <a href="https://nuswantari.com/tips-mendaki-gunung-bersalju-yang-anda-harus-tahu/"><strong>Tips Mendaki Gunung Bersalju yang Anda Harus Tahu</strong></a></p>
<p>Bagaimana? Sudah niat dan punya tekad untuk mendaki di bulan puasa? Semoga informasi yang kami berikan diatas untuk Anda tentang <strong>Tips Mendaki Gunung Ketika Berpuasa </strong>bermanfaat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuswantari.com/tips-mendaki-gunung-ketika-berpuasa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Mendaki Wisata Gunung Gede Bogor</title>
		<link>https://nuswantari.com/tips-mendaki-wisata-gunung-gede-bogor/</link>
					<comments>https://nuswantari.com/tips-mendaki-wisata-gunung-gede-bogor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lintang]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2020 10:01:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TRAVELLING TIPS]]></category>
		<category><![CDATA[tips liburan]]></category>
		<category><![CDATA[tips mendaki gunung]]></category>
		<category><![CDATA[tips wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuswantari.com/?p=1803</guid>

					<description><![CDATA[Selain wisata pantai, wisata air terjun, Indonesia juga punya tempat wisata berupa gunung yang dapat Anda temukan. Salah satu objek wisata gunung&#160;...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selain wisata pantai, wisata air terjun, Indonesia juga punya tempat wisata berupa gunung yang dapat Anda temukan. Salah satu objek wisata gunung yang dapat Anda temukan di Indonesia yaitu wisata Gunung Gede yang terdapat di Bogor.</p>
<p>Tentu saja melakukan perjalanan wisata ke gunung tidak seperti berwisata ke tempat lain karena berwisata ke gunung perlu dilakukan berbagai persiapan demi persiapan. Mulai perlengkapan, persiapan fisik dan juga persiapan mental juga perlu kita lakukan kalau ingin berwisata ke gunung, termasuk kalau akan berwisata ke gunung yang ada di Bogor yaitu wisata Gunung Gede Bogor. Seperti apa tips mendaki wisata Gunung Gede Bogor? Berikut ini kami akan berikan informasi lengkapnya untuk Anda. Yuk simak informasinya.</p>
<h2><strong>Tips Mendaki Wisata Gunung Gede Bogor</strong></h2>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1813" src="https://nuswantari.com/wp-content/uploads/2019/03/Tips-Mendaki-Wisata-Gunung-Gede-Bogor.jpg" alt="" width="812" height="332" srcset="https://nuswantari.com/wp-content/uploads/2019/03/Tips-Mendaki-Wisata-Gunung-Gede-Bogor.jpg 812w, https://nuswantari.com/wp-content/uploads/2019/03/Tips-Mendaki-Wisata-Gunung-Gede-Bogor-768x314.jpg 768w" sizes="(max-width: 812px) 100vw, 812px" /></p>
<p><strong>Siapkan waktu</strong></p>
<p>Bagi Anda yang memang akan melakukan pendakian di objek wisata Gunung Gede Bogor, akan ada beberapa spot wisata liburan yang sangat menarik di kawasan Taman Nasional Gede Pangrango diantaranya yaitu telaga biru, air terjun cibeureum, air panas, kandang batu dan kandang badak serta masih banyak yang lainnya.</p>
<p>Mengenai jalur menuju lokasi kawasan wisata Taman Nasional Gede Pangrango sendiri dapat Anda tempuh melalui jalur Jakarta – Bogor – Cibodas dengan waktu sekitar 2,5 jam saja. Lalu Anda juga dapat melalui jalur Bogor – Cipanas – Cibodas dengan waktu tempuh sekitar 2 jam saja.</p>
<p><strong>Ketahui hal – hal penting dalam pendakian</strong></p>
<p>Sebelum nantinya Anda benar – benar mendaki ke objek wisata Gunung Gede Pangrango, nantinya akan ada beberapa hal yang sangat penting Anda perhatikan. Mulai dari periode 1 April 2002 yang lalu, kawasan wisata Gunung Gede Pangrango ini memang dibatasi oleh pengunjung untuk setiap harinya. Setiap hari hanya ada sekitar 600 pendaki saja yang dapat mendaki objek wisata Gunung Gede Pangrango per malamnya. Nanti 600 pendaki ini dibagi kuota pendakian yaitu 300 pendaki melalui jalur Cibodas dan 100 pendaki melalui jalur Selabintana dan sisanya yaitu 200 pendaki melalui jalur Gunung Putri. Sehingga nantinya soal kelebihan jumlah pengunjung tidak akan terjadi.</p>
<p><strong>Terapkan sistem booking</strong></p>
<p>Untuk melakukan pendakiannya sendiri, akan diterapkan sistem booking atau pemesanan yang dapat dipesan melalui Wisma Cinta Alam Kantor Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Anda dapat memesan tiket di jam dan hari kerja yaitu di hari senin sampai dengan hari jumat.</p>
<p><strong>Jangan lupa bawa peralatan dan perbekalan yang penting</strong></p>
<p>Agar nantinya Anda dapat mendaki objek wisata Gunung Gede, yang paling penting adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi oleh pendaki, agar pendakian yang dilakukan lancar dan juga selamat. Beberapa aspek yang sangat penting untuk Anda perhatikan diantaranya :</p>
<ul>
<li>Upayakan jangan Anda sampai lupa membawa perlengkapan minimal seperti pakaian hangat, sleeping bag, tenda, jas hujan, perlengkapan P3K dan sebagainya.</li>
<li>Ada baiknya juga untuk Anda bawa bekal makanan dan juga minuman yang memang cukup dan juga tidak terlalu berlebihan.</li>
<li>Upayakan untuk Anda jangan pernah mendaki sendirian, karena setidaknya mendaki bersama tiga orang dalam satu kelompok akan sangat memungkinkan dan aman.\</li>
</ul>
<p>Baca juga : <a href="https://nuswantari.com/tips-mendaki-gunung-ketika-berpuasa/"><strong>Tips Mendaki Gunung Ketika Berpuasa</strong></a></p>
<p>Sudah tahu bukan apa saja tips pentingnya dalam mendaki wisata Gunung Gede Bogor? Semoga informasi diatas tentang <strong>Tips Mendaki Wisata Gunung Gede Bogor </strong>bermanfaat. Perhatikan dan terapkan tipsnya supaya selamat sampai tujuan.</p>
<p><strong>Tips Mendaki Wisata Gunung Gede Bogor</strong></p>
<p>Selain wisata pantai, wisata air terjun, Indonesia juga punya tempat wisata berupa gunung yang dapat Anda temukan. Salah satu objek wisata gunung yang dapat Anda temukan di Indonesia yaitu wisata Gunung Gede yang terdapat di Bogor.</p>
<p>Tentu saja melakukan perjalanan wisata ke gunung tidak seperti berwisata ke tempat lain karena berwisata ke gunung perlu dilakukan berbagai persiapan demi persiapan. Mulai perlengkapan, persiapan fisik dan juga persiapan mental juga perlu kita lakukan kalau ingin berwisata ke gunung, termasuk kalau akan berwisata ke gunung yang ada di Bogor yaitu wisata Gunung Gede Bogor. Seperti apa tips mendaki wisata Gunung Gede Bogor? Berikut ini kami akan berikan informasi lengkapnya untuk Anda. Yuk simak informasinya.</p>
<p><strong>Tips Mendaki Wisata Gunung Gede Bogor</strong></p>
<p><strong>Siapkan waktu</strong></p>
<p>Bagi Anda yang memang akan melakukan pendakian di objek wisata Gunung Gede Bogor, akan ada beberapa spot wisata liburan yang sangat menarik di kawasan Taman Nasional Gede Pangrango diantaranya yaitu telaga biru, air terjun cibeureum, air panas, kandang batu dan kandang badak serta masih banyak yang lainnya.</p>
<p>Mengenai jalur menuju lokasi kawasan wisata Taman Nasional Gede Pangrango sendiri dapat Anda tempuh melalui jalur Jakarta – Bogor – Cibodas dengan waktu sekitar 2,5 jam saja. Lalu Anda juga dapat melalui jalur Bogor – Cipanas – Cibodas dengan waktu tempuh sekitar 2 jam saja.</p>
<p><strong>Ketahui hal – hal penting dalam pendakian</strong></p>
<p>Sebelum nantinya Anda benar – benar mendaki ke objek wisata Gunung Gede Pangrango, nantinya akan ada beberapa hal yang sangat penting Anda perhatikan. Mulai dari periode 1 April 2002 yang lalu, kawasan wisata Gunung Gede Pangrango ini memang dibatasi oleh pengunjung untuk setiap harinya. Setiap hari hanya ada sekitar 600 pendaki saja yang dapat mendaki objek wisata Gunung Gede Pangrango per malamnya. Nanti 600 pendaki ini dibagi kuota pendakian yaitu 300 pendaki melalui jalur Cibodas dan 100 pendaki melalui jalur Selabintana dan sisanya yaitu 200 pendaki melalui jalur Gunung Putri. Sehingga nantinya soal kelebihan jumlah pengunjung tidak akan terjadi.</p>
<p><strong>Terapkan sistem booking</strong></p>
<p>Untuk melakukan pendakiannya sendiri, akan diterapkan sistem booking atau pemesanan yang dapat dipesan melalui Wisma Cinta Alam Kantor Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Anda dapat memesan tiket di jam dan hari kerja yaitu di hari senin sampai dengan hari jumat.</p>
<p><strong>Jangan lupa bawa peralatan dan perbekalan yang penting</strong></p>
<p>Agar nantinya Anda dapat mendaki objek wisata Gunung Gede, yang paling penting adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi oleh pendaki, agar pendakian yang dilakukan lancar dan juga selamat. Beberapa aspek yang sangat penting untuk Anda perhatikan diantaranya :</p>
<ul>
<li>Upayakan jangan Anda sampai lupa membawa perlengkapan minimal seperti pakaian hangat, sleeping bag, tenda, jas hujan, perlengkapan P3K dan sebagainya.</li>
<li>Ada baiknya juga untuk Anda bawa bekal makanan dan juga minuman yang memang cukup dan juga tidak terlalu berlebihan.</li>
<li>Upayakan untuk Anda jangan pernah mendaki sendirian, karena setidaknya mendaki bersama tiga orang dalam satu kelompok akan sangat memungkinkan dan aman.</li>
</ul>
<p>Sudah tahu bukan apa saja tips pentingnya dalam mendaki wisata Gunung Gede Bogor? Semoga informasi diatas tentang <strong>Tips Mendaki Wisata Gunung Gede Bogor </strong>bermanfaat. Perhatikan dan terapkan tipsnya supaya selamat sampai tujuan.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuswantari.com/tips-mendaki-wisata-gunung-gede-bogor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
